Senin, 12 November 2012

MAMA

Coretan ini aku persembahkan untuk mama :")

Mama ku cantik yang bernama : Eti Herawati Meninggal pada hari Senin 08 Oktober 2012 jam 21.25 WIB tepat di pangkuanku, setelah hampir seharian mama menghadapi sakaratul maut yang panjang, yang mungkin masih menunggu seluruh keluarga bisa hadir untuk menemuinya yg terakhir kali.
Mama meninggal karena penyakit Diabetes yang dideritanya, setelah lebaran Idul Fitri berlalu, ada luka kecil dijempol kaki mama. sebenarnya bukan luka, tetapi ada benjolan kecil yang semakin lama semakin membengkak... mamaku yang bandel bukannya memeriksa ke Rumah sakit tetapi dia hanya ke puskesmas dekat rumah, karena dia pikir hanya benjolan biasa. di puskesmas, benjolan itu disuntik tanpa ada tindakan sterilisasi terlebih dahulu, setelah itu lama kelamaan ada luka kecil yg tumbuh di kedua jempol kaki mama, yg timbul dari bekas suntikan setitik, menjadi luka seperti (koreng).

Satu minggu setelah itu kaki mama membengkak, dia tidak dapat masuk kerja. kakinya bengkak. berjalan saja sudah sulit, semakin hari semakin membengkak. bengkaknya dari jempol kaki sampai ke mata kaki. dan bernanah. akhirnya mama kami bawa kerumah sakit.

Dengan harapan yg besar mama kami bisa sembuh, mama kami bawa ke UGD di RS. FATMAWATI pagi jam 04.00 WIB, blm sempat ditangani karena pasien di ruangan UGD penuh, mama dan kami menunggu di lorong rumah sakit. jam 12.00 WIB siang kami baru dapat tindakan. tindakan tersebut adalah kaki mama di bedah, dibongkar lukanya dan dibersihkan lalu di bungkus kassa. melihatnya ngilu sekali karena kaki mama berubah menjadi bolong dan mengerikan :"( mama kesakitan...

Malamnya kami dapat kabar dari Dokter bedah bahwa kaki mama yang sebelah kiri harus DIAMPUTASI! Mendengar kabar tsb kami sekeluarga shocked! kami tidak tau harus bagaimana, kami sangat sedih, terutama aku dan adikku gadis. tapi kami coba tegar, kami tidak memberitahu mama tentang ini.

Kami sekeluarga memilih jalan untuk tidak diamputasi, kami tidak ingin melihat mama kehilangan sebelah kakinya. akhirnya kami memilih jalan mundur dan mengeluarkan mama dari RS untuk dilakukan pengobatan alternatif.

Setelah keluar dari RS mama semakin drop. kami sudah kesana kemari untuk mencari jalan alternatif. pengobatan macam-macam telah kami lakukan, mulai dari mantri khusus diabetes, ahli bedah, kyai, sampai pengobatan menggunakan getah pepaya muda. hasilnya masih belum terlihat.

Minggu sore, setelah pengobatan alternatif menggunakan pepaya muda dilakukan, mulai ada perubahan signifikan, bengkak dikaki mama mulai berkurang seiring keluarnya cairan dari betisnya. aku sekeluarga mulai lega. mamapun sudah mulai bersenda gurau dengan kami :") harapan itu masih ada...

Hingga sampai di hari senin pagi, ketika aku bersiap" berangkat kerja, aku membangunkan mama untuk sarapan. tetapi, mama tidak bisa bangun, bahkan untuk membuka mata saja sulit. aku dan adik"ku bingung, mama kenapa? ternyata mama sudah koma pada saat itu.

Mama masih bernafas tetapi pandangannya kabur kemana", sayu, seakan mengisyaratkan kalau ia masih tetap berada disini, didunia bersama keluarganya, mama masih ingin menikmati indahnya bersama keluarga, mama masih ingin bersama kami, tetapi mulutnya sudah tidak bisa berkata apa". semua itu berangsur hingga malam hari, ketika keluarga kami berkumpul, ketika kami melafadzkan ayat" alQuran kepadanya, mama akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya, tepat dipangkuanku, mama batuk untuk terakhir kalinya, lalu mengeluarkan cairan hitam.. ya, mama sudah tiada :(

Tangisan keluarga pecah!!! mama, adalah alasan aku untuk tetap hidup dan berusaha menjadi yang terbaik!!! untuk memotivasiku agar bisa menjadi anak yang berbakti kepadanya!!! tapi sekarang mama sudah tiada.....

Aku sadar, bahwa kita yg hidup pasti akan mati, setelah kesedihan yang panjang pasca ditinggal mama aku hanya bisa terus dan terus berdoa, semoga aku dan mama dan sekeluarga dapat bertemu di yaumil akhir, di surga-Mu ya Allah (Amin)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar